Tampilkan postingan dengan label La Liga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label La Liga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2009

La Liga: Jornada 35

La Liga

(09/05)
Sevilla 3-1 Mallorca
Athletic Bilbao 1-0 Betis
Valencia 3-0 Real Madrid


(10/05)
Getafe 3-0 Osasuna
Recreativo 1-2 Deportivo
Valladolid 0-0 Numancia
Malaga 1-0 Racing
Almeria 3-1 Sporting de Gijon
Barcelona 3-3 Villarreal
Atletico de Madrid 3-2 Espanyol

Sabtu, 02 Mei 2009

La Liga: Jornada 34

La Liga

(03/04)
Real Madrid 2-6 Barcelona
Villarreal 0-2 Sevilla
Numancia 2-0 Malaga

(04/04)
Mallorca - Getafe
Osasuna - Recreativo
Deportivo - Valladolid
Racing - Almeria
Sporting de Gijon - Athletic Bilbao
Espanyol - Valencia
Betis - Atletico de Madrid

Minggu, 26 April 2009

Sevilla 2-4 Real Madrid

Raul Bangkitkan Madrid

  • Hattrick kapten Raul Gonzales menginspirasikan kemenangan Real Madrid 4-2 atas tuan rumah Sevilla. Kini Madrid hanya berselisih empat poin dari Barcelona...


Raul, Sevilla-Real Madrid (MARCA)


Kapten Raul Gonzales membawa Real Madrid tinggal berselisih empat poin dari tampuk klasemen Primera Liga Spanyol yang diduduki Barcelona. Raul mempersembahkan hattrick ke gawang Sevilla untuk kemenangan 4-2 yang diukir Los Merengues.

Tuan rumah sebenarnya unggul lebih dahulu ketika Renato Dirnei mencetak gol pada menit ke-16. Pemain muda Diego Perotti beraksi di sayap kiri dan melepaskan umpan ke arah Renato, yang berada di antara Christoph Metzelder dan Miguel Torres, untuk melepaskan sundulan yang tak mampu dibendung Iker Casillas.

Gonzalo Higuain balas beraksi dengan memetik peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi, dua peluang yang didapatnya sebelum setengah jam pertandingan dapat dimentahkan Andres Palop dan melebar dari sasaran.

Gol balasan baru tercipta sesaat sebelum jeda. Metzelder, yang dimainkan untuk mengisi posisi Pepe, menjadi otak terciptanya gol. Bek asal Jerman itu melepaskan umpan rendah yang dibelokkan Raul untuk menjebol gawang Palop.

Setelah gol tercipta, semangat bertanding Madrid meledak dan tak terbendung lagi. Jesus Navas sempat menguji kebolehan Casillas lewat tendangan dari jarak 25 meter, tapi justru tim tamu yang menciptakan keunggulan.

Pada menit ke-63, Miguel Torres membuka kesempatan bagi Raul untuk melepaskan tendangan keras. Palop tak mampu menahannya dan Madrid balik unggul, 2-1. Tiga menit berselang, Raul melengkapi hattrick ketika memanfaatkan keteledoran Palop saat mengamankan umpan Higuain. Gol tersebut menjadi yang ke-18 bagi sang kapten musim ini.

Kontribusi Raul dalam pertandingan berakhir beberapa menit kemudian saat digantikan Klaas-Jan Huntelaar, tapi itu sudah cukup mengamankan keunggulan Madrid.

Pemain pengganti Diego Capel sempat membalas satu gol pada menit ke-80. Sayap internasional Spanyol itu memanfaatkan kegagalan Sergio Ramos menghalau umpan silang Navas.

Alih-alih menciptakan gol penyeimbang, gawang Palop kembali bobol pada injury time. Marcelo beraksi membelah pertahanan Sevilla dan dengan tenang menaklukkan Palop untuk kali keempat.

Kekalahan membuat Sevilla didekati Valencia hanya dengan selisih satu poin di posisi empat besar klasemen.

Susunan pemain:
Sevilla
Palop; Escude, Prieto, Navarro, Adriano; Romaric / Maresca (80'), Duscher / Luis Fabiano (60'), Renato, Navas, Perotti / Capel (65'); Kanoute.
Madrid Casillas; Miguel Torres, Ramos, Metzelder, Cannavaro; Lass, Gago, Guti / Javi Garcia (78'), Marcelo; Raul / Huntelaar (68'), Higuain / Van der Vaart (85').

klu mw liad hasil pertandingannya, atw hasil Serie A lainnya,
Di sini!!!

Sabtu, 25 April 2009

La Liga: Jornada 33

La Liga

(25/04)
Malaga 1-1 Deportivo
Almeria 2-1 Numancia
Valencia 2-2 Barcelona

(26/04)
Getafe 1-2 Villarreal
Recreativo 2-4 Mallorca
Valladolid 0-0 Osasuna
Athletic Bilbao 2-1 Racing
Espanyol 2-0 Betis
Sevilla 2-4 Real Madrid
Atletico de Madrid 3-1 Sporting de Gijon

Sabtu, 18 April 2009

La Liga: Jornada 31


La Liga

(19/04)
Getafe 0-1 Barcelona
Athletic Bilbao 0-1 Deportivo
Atletico de Madrid 3-0 Numancia
Recreativo 0-1 Real Madrid

Malaga 0-1 Mallorca


(20/04)
Valladolid 0-0 Villarreal
Almeria 2-1 Osasuna
Espanyol 1-0 Racing
Valencia 3-1 Sevilla
Betis 2-0 Sporting de Gijon

Sabtu, 11 April 2009

La Liga: Jornada 30




La Liga

(11/04)
Barcelona 2-0 Recreativo
Villarreal 0-2 Malaga

(12/04)
Real Madrid 2-0 Valladolid
Mallorca 2-0 Almeria
Osasuna 2-1 Athletic Bilbao
Numancia 0-0 Espanyol
Racing 2-3 Betis
Sporting de Gijon 2-3 Valencia
Sevilla 0-1 Getafe
Deportivo 1-2 Atletico de Madrid

Sabtu, 04 April 2009

Malaga 0-1 Real Madrid

Madrid Masih Kejar Barça

  • Seakan tak mau kalah dengan Samuel Eto'o, Gonzalo Higuain memberikan gol kemenangan untuk menjaga jarak Real Madrid dalam perebutan gelar juara Primera Liga Spanyol.



Calleja, Higuain, Welington, Malaga-Real Madrid (MARCA)



Real Madrid tetap menghadirkan tekanan kepada Barcelona berkat kemenangan tipis 1-0 di kandang Malaga.

Jeda internasional tak hanya mengganggu penampilan Barcelona, tapi juga Madrid. Tim ibukota Spanyol ini kesulitan menemukan ritme permainan sejak kick-off. Penampilan Malaga juga tidak dapat dibilang menarik sehingga membuat babak pertama berjalan stagnan.

Dua peluang Malaga melalui Duda dan Adrian mengarah tepat ke Iker Casillas, sedangkan peluang Madrid melalui Gonzalo Higuain dan Wesley Sneijder belum tepat sasaran. Sneijder bahkan seharusnya berpeluang mendapat kartu kuning kedua setelah menyentuh bola dengan tangan, tapi wasit tak memberikannya.

Satu momen pada babak kedua mengubah hasil pertandingan. Empat menit pasca-jeda, Higuain menggiring bola dari wilayah pertahanan sendiri tanpa hadangan berarti hingga kotak penalti lawan. Berhadapan langsung dengan kiper Inaki Goitia, striker Argentina itu melepas tendangan mendatar ke tiang jauh untuk mengoyak jala gawang tuan rumah.

Malaga mencoba mengendalilkan permainan. Niat Madrid ditunjukkan pelatih Juande Ramos dengan menggantikan Klaas-Jan Huntelaar untuk memainkan Javi Garcia. Keunggulan harus dipertahankan untuk menjaga jarak dengan Barcelona.

Madrid hanya mengandalkan serangan balik, tapi tetap mampu mengancam gawang Goitia. Sebuah peluang Sergio Ramos secara spektakuler dimentahkan sang kiper. Dua peluang lain melalui Higuain juga dapat disterilkan Goitia untuk menjaga gawangnya kebobolan lebih banyak.

Upaya Malaga mencari gol balasan tidak berbuah hingga akhir pertandingan. Madrid pun mempertahankan selisih enam poin dari Barcelona di puncak klasemen Primera Liga Spanyol.

Susunan pemain:
Malaga
Goitia; Gaspar, Gamez, Wellington, Calleja; Apono, Lolo; Eliseu / Luque (55'), Baha / Salva (65'), Duda (Nacho 80'); Adrian.
Madrid Casillas; Ramos, Pepe, Metzelder, Torres; Higuain, Gago, Sneijder / Parejo (85'), Van der Vaart / Drenthe (89'); Raul, Huntelaar / Javi Garcia (65').



Klu mw lihat hasil pertandinganya, dan pertandingan lain La Liga,
di Blog ku di sini!!!

La Liga: Jornada 29




(04/04)
Recreativo 0-1 Sevilla
Valladolid 0-1 Barcelona
Almeria 3-0 Villarreal
Athletic Bilbao 2-1 Mallorca
Betis 3-3 Numancia
Malaga 0-1 Real Madrid

(05/04)
Espanyol 3-1 Deportivo
Valencia 4-1 Getafe
Sporting de Gijon 0-2 Racing
Atletico de Madrid 2-4 Osasuna

Jumat, 27 Maret 2009

Spanyol Sudah Terbiasa Tanpa Raul

Spanyol Sudah Terbiasa Tanpa Raul

  • Tempat Raul Gonzalez sepertinya bukanlah di La Furia Roja.


Captain of Spain, Raul Gonzalez Blanco (AFP)


Apa yang salah dengan Raul Gonzalez (foto)?

Sang Pangeran memang terlahir untuk Real Madrid, bukan Spanyol. Malahan, timnas Spanyol tak ubahnya sebuah kutukan bagi Raul. Diidolakan dan dipuja-puji di Santiago Bernabeu, Raul tak pernah bisa menularkan sihirnya di timnas Spanyol. Saat diabaikan Luis Aragones pada Euro'08 lalu, Spanyol malah mampu keluar sebagai juara...

Banyak yang menganggap era Raul di La Furia Roja sudah habis. Spanyol sendiri takkan terlalu merasa kehilangan. Seperti saat Euro'08, modal dua striker ulung, David Villa dan Fernando Torres, sudah cukup karena lini tengah tim berlimpah pemain hebat -- Marcos Senna, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Silva, Santi Cazorla, Xabi Alonso. Belum lagi dua striker muda yang bisa dicoba Vicente del Bosque, Fernando Llorente dari Athletic Bilbao dan pemuda Barcelona, Bojan Krkic. Masih ada Alvaro Negredo, Sergio Garcia, atau bahkan Roberto Soldado, yang masuk daftar tunggu La Furia Roja.

Raul bisa apa?

Dukungan dari kalangan sesama pemain, seperti dari Daniel Guiza dan Fernando Hierro, memang tidak cukup. Raul harus membuktikannya dengan kemampuan di atas lapangan. Tapi, penampilan Raul musim ini tak bisa dipungkiri membuktikan kualitasnya belum habis. Ingat gol ke gawang Real Betis awal bulan lalu? Saat menerima umpan Gonzalo Higuain dalam kotak penalti, Raul dengan tenang mencungkil bola untuk memperdaya kiper Ricardo. Gol hebat yang hanya bisa lahir dari pemain istimewa. Raul menanti satu kesempatan lagi bersama timnas.

Selain itu, statistik berpihak kepada Raul. Pemain berusia 31 tahun ini topskor Liga Champions sepanjang masa dengan catatan 64 gol. Saat ini dirinya juga bertengger sebagai topskor Madrid sepanjang masa, 312 gol, belum lagi pencetak gol terbanyak untuk timnas Spanyol, dengan 44 gol dalam 102 penampilan sejak memulai debut 1996 silam. Sayangnya, telepon dari Del Bosque tak pernah tiba.

Señor Del Bosque tentu tak lupa berkat kegemilangan Raul pula dirinya pernah mengecap manisnya gelar Liga Champions. Raul mempersembahkan gol pamungkas ke gawang Valencia pada final 2000 sebelum melengkapi raihan sembilan gelar Madrid di turnamen antarklub Eropa paling bergengsi itu dua tahun kemudian. Bulan lalu, Del Bosque memastikan pintu timnas masih terbuka bagi Raul, meski hingga kini tak kunjung mewujudkannya.

Spanyol sepertinya tidak butuh Raul. La Furia Roja tak butuh Pangeran, karena akan menghancurkan semangat kolektif yang membawa mereka menjuarai gelar internasional pertama dalam 40 tahun terakhir tahun lalu. Kehadiran Raul dalam Spanyol ditengarai memecah tim ke dalam dua kubu -- pro-Raul dan anti-Raul. Fenomena kegagalan Spanol -- meski dijagokan sebelum turnamen -- dalam beberapa Piala Dunia dan Piala Eropa seakan menegaskan perpecahan tersebut. Spanyol seolah takkan pernah bisa disatukan.

Untungnya, dengan berani Aragones mengandalkan generasi pemain yang tidak terpengaruh konflik tersebut dan meninggalkan sang penyebab perpecahan itu sendiri. Kali terakhir Raul diberi kesempatan berseragam Spanyol adalah saat tim ditekuk Irlandia Utara 3-2, September 2006. Sejak saat itu, Raul tak dipanggil. Spanyol kemudian hanya kalah sekali dari Swedia, Oktober 2006, dan setelahnya tak pernah lagi terkalahkan hingga sat ini.

Spanyol memang bukan Madrid. Boleh setuju atau tidak, tidak ada singgasana untuk Sang Pangeran dalam skuad La Furia Roja.

Rabu, 25 Maret 2009

Villa Bidik Rekor Raul

Villa Bidik Rekor Raul

  • David Villa berharap bisa mengejar dan melewati rekor gol Raul Gonzalez di level Internasional.


David Villa, Spain-England (MARCA)


Bersama timnas Spanyol, David Villa bukanlah sosok baru. Dia sudah mencatatkan diri sebagai salah satu penyerang berbahaya di level Internasional.

Torehannya sejauh ini adalah 25 gol. Namun dengan usia yang masih cukup belia, sangat mungkin catatan tersebut terus diperbarui oleh Villa.

Menanggapi kemungkinan tersebut, bomber Valencia itu rupanya sudah memasang target pribadi, yaitu mengejar perolehan Raul Gonzalez dalam urusan membobol gawang lawan bersama timnas Spanyol, yang sejauh ini sudah dilakukannya sebanyak 44 kali.

"Dalam jangka panjang, saya ingin memecahkan rekor Raul dengan catatan 44 golnya," ungkap David Villa kepada Eurosport.

"Jumlah yang cukup banyak, tapi saya ingin terus mencetak gol dan bermain untuk tim nasional. Tiap kali saya mengenakan seragam tim nasional, saya bangga dan bisa berada dalam catatan sejarah tim berarti penting untuk saya," tukasnya lagi.

David Villa juga menampik kemungkinan akan absen di laga Spanyol kontra Turki di akhir pekan karena cedera.

"Saya baik-baik saja. Saya sempat beristirahat 15 hari, tapi saya sudah berlatih dengan tim pada Sabtu dan Senin. Hal itu membuat saya makin percaya diri dan lutut saya sudah pulih. Saya rasa saya siap tampil di hari Sabtu dan membantu tim," tandasnya.

Messi Tuntut Gelar

Messi Tuntut Gelar

  • Lionel Messi menilai penampilan fantastis Barcelona di musim ini tidak akan berarti apa-apa bila mengakhiri musim dengan tanpa gelar.


Lionel Messi, Barcelona-Malaga (MARCA)


Tim besutan Pep Guardiola berada dalam posisi meraih tiga gelar di musim ini, Copa Del Rey, Liga Champions dan La Liga Spanyol.

Akan tetapi, usai mengalami dua musim terakhir tanpa satupun gelar di tangan, Messi berharap momentum tersebut bisa disudahi di tahun ini.

"Kami menikmati cara kami memainkan sepakbola, tapi kami juga melakukannya dengan serius," ungkap Messi kepada El Mundo Deportivo.

"Kami melakukan tugas kami dengan baik dan hal itu diperlihatkan lewat permainan yang bagus, tapi di sisi lain kami juga tidak kehilangan angka, hal itulah yang disarankan Pep."

"Penghormatan untuk kami sudah bagus, jika kami bermain baik senang rasanya sepakbola kami mendapat pujian. Tapi yang terpenting adalah kami tetap waspada bahwa kami masih berada di pertengahan jalan."

"Kami menikmati masa-masa kami, tapi kami akan lebih merayakannya jika kami bisa memenangi tropi," pungkas Messi.

Van Der Vaart: Ramos Tak Mempercayai Saya

  • Rafael Van der Vaart menganggap Juande Ramos membuat karirnya terhambat di Real Madrid.

  • Siap Hengkang


Rafael Van der Vaart, Real Madrid-Numancia (Marca)


Sejak kedatangan Ramos, pemain yang kerap disebut VDV itu memang jarang sekali diturunkan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.

Gelandang yang dibeli pada awal musim ini, dikabarkan mulai tak betah dan ingin segera hengkang dari Santiago Bernabeu di musim panas ini.

Saat diwawancarai De Telegraaf, VDV tidak menyinggung soal kabar tersebut, dan ia juga tidak membantah maupun mengiyakan. Ia hanya bercerita ketidakpuasannya terhadap Ramos.

"Saya menjadi pecundang terbesar sejak kepergian Schuster dan kedatangan Ramos. Pelatih baru kami ternyata tidak mempercayai saya," tukasnya.

Pemain asal Belanda itu juga mengakui mendapat pujian dari para suporter setelah tampil cukup atraktif saat jadi pemain pengganti dalam pertandingan Madrid melawan Liverpool di Liga Champions.

"Banyak pujian datang saat saya tampil di gim tersebut dan membuat saya bersemangat untuk tampil lebih lagi. Tapi ternyata saya tak kunjung dimainkan lagi dan ini sangat mengecewakan," keluhnya.

VDV khawatir posisinya di tim nasional terancam. Tapi ternyata pelatih Bert Van Marwijk tetap memanggilnya ke dalam skuad.

"Beruntung bagi saya, Van Marwijk masih mempercayai saya, sedangkan Madrid justru tidak percaya pada saya," pungkasnya.

Selasa, 24 Maret 2009

Betis Diincar Pengusaha Arab

Betis Diincar Pengusaha Arab

  • Invasi Arab di sepakbola Eropa tidak pernah berhenti. Kali ini, giliran klub La Liga, Real Betis, yang sedang melakukan negosiasi dengan pengusaha Timur Tengah.


Manuel Lopera - Betis


Perwakilan Sheikh Humaid bin Rashid Al-Nuaimi, Gutierrez de Alba, mengaku sudah melakukan pertemuan resmi dengan ketua Betis, Manuel Ruiz de Lopera. Menurut De Alba seperti dilansir suratkabar AS, pihaknya sudah mempelajari proposal pembelian sebagian besar saham milik De Lopera.

Sheikh Humaid hingga saat ini masih membahas masalah harga jual 52 persen saham milik De Lopera yang mencapai €90 juta [Rp1,4 triliun]. Sheikh Humaid dikabarkan siap menggelontorkan investasi di Betis sebesar €600 juta [Rp9,3 triliun].

“Saya tahu bahwa suporter Betis sangat ingin mengetahui berapa banyak saham yang akan dibeli Yang Mulia,” ujar De Alba.

“Saya ingin suporter mengetahui bahwa Yang Mulia sangat tertarik membeli saham Betis, dan perwakilannya sudah bekerja untuk mengawali negosiasi.”

Ditambahkan, proses negosiasi ini tidak akan berakhir dalam waktu singkat. Pasalnya, pihak Sheikh Humaid masih membutuhkan beberapa pertemuan lagi sebelum kesepakatan akhir terjadi. Jika berjalan mulus, maka Betis sudah pasti berubah kepemilikan.

“Pertemuan itu nantinya akan berlangsung di London pada awal April. Jika menuruti maunya Yang Mulia, dia ingin membeli Betis besok. Dia sangat menyukai Betis karena terletak di Sevilla, dan suporternya yang begitu bergairah serta antusias.”

Laporta Terima Warisan The Dream Team

Laporta Terima Warisan The Dream Team

  • Presiden Barcelona itu sangat gembira dengan kekuatan timnya musim ini.


Barcelona chairman Joan Laporta (AFP)


Joan Laporta menyatakan, tim Barcelona saat ini layak menjadi penerus the Dream Team yang saat itu diasuh legenda Belanda Johan Cruyff.

Di bawah Cruyff, tim Catalan ini berhasil meraih empat gelar Primera Liga Spanyol beruntun dan menang Liga Champions (saat itu bernama Piala Eropa) untuk pertama kalinya.

Meskipun tim ala Josep Guardiola belum meraih gelar apapun, mereka berpeluang besar untuk merebut Liga Champions, Copa del Rey, dan Primera Liga.

"Kenyataan ini melampaui segala perkiraan. Saya yakin tim ini layak mewarisi julukan the Dream Team berkat permainan mereka," kata Laporta kepada Sport.

Meski penampilan mereka sempat menurun baru-baru ini, La Blaugrana bangkit dengan menyingkirkan Lyon secara meyakinkan di 16 besar Liga Champions dan kemudian membantai Malaga 6-0 akhir pekan lalu dan setelah libur untuk tim nasional selama dua pekan berakhir, jadwal akhir musim yang padat telah menanti Barcelona.

Madrid Berpeluang Besar Rebut Gourcuff

Madrid Berpeluang Besar Rebut Gourcuff

  • Playmaker Milan, yang kini dipinjamkan di Bordeaux itu, diperkirakan menjadi incaran utama Los Merengues pada akhir musim.


Ligue 1 : Yoann Gourcuff (Bordeaux)



Real Madrid muncul menjadi kandidat terkuat untuk mengontrak Yoann Gourcuff secara permanen pada akhir musim ini, meski sejumlah klub lain juga mengamatinya.

Berita dari L'Equipe menyebutkan, raksasa Spanyol itu telah mengungkapkan hasrat mereka memboyong gelandang berusia 22 tahun itu saat masa pinjaman sementaranya di Bordeaux akan habis pada akhir musim.

Gourcuff mencuri perhatian pada 2006, kemudian mencetak 15 gol untuk Rennes dalam musim penuh pertamanya bagi klub Ligue 1 Prancis itu dan membawa Rennes ke peringkat ketujuh.

Gelandang yang disebut akan menjadi penerus Zinedine Zidane itu dipinjamkan Rossoneri ke Bordeaux pada awal musim ini dan telah tampil mengesankan di liga domestik dan juga Liga Champions.

Meskipun Milan pernah menegaskan akan mempertahankan kontrak Gourcuff yang akan berakhir pada 2011, L'Equipe mengungkapkan, gelandang Prancis itu telah bertemu dengan anggota keluarga dan agennya Alain Miglaccio untuk membahas calon tim barunya.

Selain Real Madrid, Bayern Munich juga sangat menghargai Gourcuff dan Bordeaux pun tak akan keberatan untuk membuat status Gourcuff menjadi pemain permanen mereka.

Sabtu, 21 Maret 2009

Villarreal 2-0 Athletic Bilbao

Kapal Selam Kuning Kandaskan Bilbao

  • Butuh waktu untuk mencetak gol, Villarreal akhirnya sukses mengatasi perlawanan Athletic Bilbao, 2-0.

  • Terus menempel Madrid dan Barca


Koikili, Rossi, Villarreal-Athletic (MARCA)


Kedua tim tampil terbuka sejak awal dan mencoba memanfaatkan ruang di lini tengah masing-masing.

Villarreal lebih mendominasi pertandingan, namun Athletic Bilbao juga mampu melancarkan perlawanan. Kiper Diego Lopez dipaksa bekerja keras oleh tendangan yang dilepaskan Igor Gabilondo dan Gaizka Toquero.

Ariel Ibagaza menjadi ancaman terbesar tuan rumah melalui pergerakan yang diakhiri dengan umpan-umpan terobosan berbahaya.

Tempo pertandingan tak menurun hingga jeda. Namun, serangkaian peluang yang diperoleh kedua tim tak mampu membuka skor hingga babak pertama berakhir.

Setelah Gabilondo nyaris mencetak gol bunuh diri dan peluang Nihat Kahveci yang menghantam tiang gawang pada awal babak kedua, Villarreal akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-68. Santi Cazorla menerima bola dari Giuseppe Rossi dan melepaskan tendangan ke arah tiang jauh. Gorka Iraizoz tak mampu menahannya.

Bilbao tampil tertekan sejak terciptanya gol tersebut. Rossi nyaris menggandakan keunggulan, namun gagal memanfaatkan peluang saat berhadapan langsung dengan Iraizoz. Tim tamu kian sulit mengimbangi permainan ketika Markel Susaeta mendapat kartu kuning kedua akibat mengangkat kaki terlalu tinggi.

Unggul jumlah pemain, Villarreal memastikan kemenangan melalui gol Matias Fernandez saat pengunjung pertandingan. Pemain asal Cili itu menaklukkan dua pemain belakang sebelum melesakkan bola ke dalam gawang Iraizoz.

Susunan pemain:
Villarreal
Lopes; Angel, Godin, Fuentes, Capdevila; Senna, Cani, Cazorla, Ibagaza / Fernandez (82'); Nihat / Llorente (65'), Rossi / Bruno (88').
Bilbao Iraizoz; Iraola, Ocio, Amorebieta, Koikili; Javi Martinez, Orbaiz / Ion Velez (86'), Susaeta, Gabilondo; Toquero / Garmnendia (56'), Llorente.




Klu mw lihat hasil pertandinganya, dan pertandingan lain La Liga,
di Blog ku di sini!!!

Kamis, 19 Maret 2009

La Liga: Jornada 28

La Liga


(21/03)
Villarreal 2-0 Athletic Bilbao
Sevilla 4-1 Valladolid

(22/03)
Racing 0-1 Valencia
Getafe 2-1 Recreativo
Real Madrid 3-0 Almeria
Osasuna 1-0 Espanyol
Deportivo 1-1 Betis
Numancia 2-1 Sporting de Gijon
Barcelona 6-0 Malaga
Mallorca 2-0 Atletico de Madrid

Sabtu, 14 Maret 2009

Madrid hantam Bilbao

Madrid Mengamuk Di Kandang Bilbao

  • Real Madrid bangkit dari kekalahan di Liga Champions dengan mengalahkan tuan rumah Athletic Bilbao 5-2.


LIGA: Lass y Javi Martínez luchan por el balón durante el Athletic Bilbao- Real Madrid en San Mamés (MARCA)


Fokus Madrid untuk mengejar Barcelona di La Liga Spanyol benar-benar dirintis dengan baik. Bayang-bayang kekalahan di Liga Champions atas Liverpool setidaknya sudah bisa mereka atasi.

Bermain di stadion San Mames, Minggu (15/3), Los Blancos tampil agresif sejak awal pertandingan. Pemain asal Belanda Arjen Robben membuka skor di menit ke-22. Serangan gencar mereka kembali membuahkan hasil di menit ke-34 lewat gol Gabriel Heinze.

Uniknya, Heinze juga yang membuat tim tuan rumah mencetak gol. Bek-kiri asal Argentina itu membuat gol bunuh diri di menit ke-36. Tapi tak lama setelah itu, pemain Bilbao Fran Yeste mendapat kartu merah sehingga tuan rumah mesti bermain dengan sepuluh orang.

Tapi Fernando Llorente sempat membuat suporter tuan rumah bersorak dengan gol penyama kedudukan di menit ke-45.

Di babak kedua, Madrid kembali bangkit. Pasukan Juande Ramos ini kembali unggul melalui gol Klaas-Jan Huntelaar di menit ke-47. Pertandingan semakin tidak berimbang ketika Ion Velez mendapat kartu merah di menit ke-57.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Madrid untuk terus menyerang. Hasilnya, Huntelaar kembali menbuat gol di menit ke-61. Gonzalo Higuain menutup pesta gol timnya di menit ke-85 melalui tendangan penalti.

Susunan pemain
Bilbao:
Iraizoz; Amorebieta, Ocio, Del Campo/Balenziaga (46), Iraola, Orbaiz/Susaeta (56), Martinez, Llorente, Toguero, Yeste, D. Lopez/Gurpegui (52)

Real Madrid: Casillas; Metzelder, Pepe, Heinze, S. Ramos, Sneijder, L. Diarra, Marcelo, Robben/Faubert (66), Huntelaar/Parejo (79), Raul/Higuain (65)

La Liga Jornada 21

La Liga:
(15/03)
Valencia 1-1 Recreativo
Athletic Bilbao 2-5 Real Madrid


(16/03)
Racing 5-0 Numancia
Sporting de Gijon 3-2 Deportivo
Betis 0-0 Osasuna
Espanyol 3-3 Mallorca
Malaga 2-2 Sevilla
Atletico de Madrid 3-2 Villarreal
Valladolid 1-0 Getafe
Almeria 0-2 Barcelona

Sabtu, 07 Maret 2009

Ramos: Madrid Masih Punya Harapan


Ramos: Madrid Masih Punya Harapan

Hasil imbang 1-1 dengan Atletico Madrid tidak dianggap Juande Ramos sebagai akhir dari harapan Real Madrid meraih gelar juara La Liga Spanyol.


Hasil imbang di kandang sendiri tentu membuat langkah Madrid makin berat buat menyaingi Barcelona yang di hari yang sama mengalahkan Athletic Bilbao.

Selisih Los Blancos dengan Barca kini menjadi enam poin, setelah sebelumnya hanya berjarak empat poin. Meski begitu, Ramos (foto) menolak untuk menyerah.

"Enam poin saya rasa masih dalam jangkauan kami. Kami masih bisa mengejar Barca, apalagi mereka masih harus bertandang ke Bernabeu," ucapnya melalui Marca.

"Masih ada dua belas gim tersisa. Segalanya masih bisa terjadi. Tentu akan lebih mudah kalau kami mengalahkan Atletico, sayangnya itu tidak terjadi meski kami bermain bagus dan punya beberapa peluang emas."

Ramos juga bangga dengan penampilan beberapa pemainnya yang konsisten dan makin matang. Ia menyebutkan nama Arjen Robben, Gonzalo Higuain dan Michel Salgado, yang dianggap tampil apik.

Ia pun tak mau berlama-lama menyesali hasil pertandingan tersebut. "Fokus kami sekarang adalah menghadapi Liverpool di Liga Champions. Ini bukan gim yang mudah, tapi kami yakin dapat meraih kemenangan dan membuat gembira suporter kami," tutupnya.