Selasa, 31 Maret 2009

Jadwal Kualifikasi PD 2010

Road to South Africa




Jadwal Kualifikasi PD 2010



Amerika Selatan

(31/03)
Venezuela 2-0 Colombia

(01/04)
Brasil 3-0 Peru
Bolivia 6-1 Argentina
Ecuador 1-1 Paraguay

Chile 0-0 Uruguay



Eropa
(01/04)
Estonia 1-0 Armenia
Bulgaria 2-0 Cyprus
Latvia 2-0 Luxembourg
Hungary 3-0 Malta
Liechtenstein 0-1 Russia
Northern Ireland 1-0 Slovenia
Wales 0-2 Germany
England 2-1 Ukraine
Scotland 2-1 Iceland

Denmark 3-0 Albania
Switzerland 2-0 Moldov
a
Poland 10-0 San Marino
Czech 1-2 Republic Slovakia
Andorra 0-2 Croatia

Kazakhstan 1-5 Belarus
Austria 2-1 Romania
Bosnia-Herzegovina 2-1 Belgium
Netherlands 4-0 Macedonia

Italy 1-1 Republic of Ireland
Turkey 1-2 Spain

France 2-0 Lithuania
Georgia 0-0 Montenegro

Greece 2-1 Israel



Asia
(01/04)

Australia 2-0 Uzbekistan

Saudi Arabia 3-2 United Arab Emirate
Republic Korea 1-0 Republic Korea DPR
Bahrain 1-0 Qatar



Amerika Utara & Karibia
(01/04)
Costa Rica 1-0 El Salvador

Honduras 3-1 Mexico
USA 3-0 Trinidad and Tobago



MU Pastikan Bawa Tim Inti Ke Indonesia

MU Pastikan Bawa Tim Inti Ke Indonesia

Tak ingin mengecewakan fansnya di Indonesia, Manchester United memastikan bakal mengikutkan pemain intinya dalam lawatannya ke tanah air.


EPL: Cristiano Ronaldo, Manchester United - Liverpool (PA)


Direktur komersil Manchester United Richard Arnold memastikan, pihaknya bakal mengikutsertakan seluruh pemain intinya, dalam tur ke Indonesia, Juli mendatang.

Hal itu dikatakan Richard menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (31/3).

Menurutnya, karena ini adalah tur resmi MU ke Asia, maka sudah barang pasti akan diikuti semua pemain inti.

Tak terkecuali, semua pemain bintangnya yang sudah cukup dikenal seperti Christiano Ronaldo, Edwin van den Sar, Wayne Rooney, Rio Ferdinand dan lainnya.

"Jelas kami membawa semua pemain inti, karena ini tur resmi. Selain itu, kami tentunya tidak ingin mengecewakan fans yang ada di Indonesia," katanya yang disambut tepuk tangan sejumlah wartawan yang hadir.

Dalam catatan kami lanjutnya, sekitar 28 juta penggemar MU ada di Indonesia. Satu angka yang cukup fantastis imbuhnya, sehingga menjadi jawaban kenapa kami harus mengunjungi Indonesia, dalam tur kami di Asia.

Masih kata Richard, beberapa pemain MU sangat antusias dengan rencana kunjungan ke Indonesia. Bahkan, mereka mengaku sudah tidak sabar untuk segera menyapa pendukungnya di Indonesia.

"Yang penting tidak ada pemain yang cedera nantinya. Semoga hal itu tidak terjadi," tandasnya.

MU Intip Pemain Berbakat Di Indonesia

MU Intip Pemain Berbakat Di Indonesia

  • Tak hanya sekedar mengunjungi fans di Indonesia, tim elit asal Inggris Manchester United mengaku sekaligus akan mencari pemain berbakat.


Indonesia timnas

Direktur komunikasi Manchester United (MU) Phill Townsend memastikan, kehadiran para pemain Red Devils di Indonesia, tidak hanya untuk menggelar pertandingan ujicoba dengan timnas Merah Putih, serta untuk menyapa pendukungnya yang ada di tanah air.

Lebih dari itu, pihaknya akan memantau pemain-pemain berbakat yang ada di timnas Indonesia, untuk diboyong ke Inggris dan mengeyam pendidikan sepakbola di markas Menchester United.

"Ini memang bagian dari program tur kami. Pada prinsipnya, kami akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain berbakat Indonesia, untuk berlatih di markas MU," katanya menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/3).

Ditanya apakah MU akan mendirikan akademi sepakbola untuk mencari bakat di Indonesia, Phill menyatakan jika hal itu memang sudah masuk dalam program mereka. Hanya saja, masih harus dibahas lebih lanjut di tingkat manajemen.

Sementara itu, sang legenda Bryan Robson yang turut hadir dalam jumpa pers tersebut menyatakan, pihaknya tidak begitu tahu banyak mengenai sepakbola Indonesia. Meski diakuinya, ia pernah melihat tim Merah Putih bertanding di ajang Piala Asia lalu.

"Sayangnya karena timnas Anda tidak pernah berprestasi hingga ke final, sehingga saya tidak bisa mengikuti perkembangannya. Tapi setahu saya, di sini banyak pemain yang memiliki skill dan teknik yang cukup baik. Tinggal perlu dipoles lagi," bebernya.

Minggu, 29 Maret 2009

Argentina 4-0 Venezuela

Argentina Remukkan Venezuela

Debut kompetitif Diego Maradona berujung sukses setelah tim besutannya, Argentina, memetik kemenangan telak atas Venezuela.


Messi-Aguero - Argentina


Bermain di Estadio Monumental, Buenos Aires, Minggu (29/3) pagi WIB, Argentina menang dengan empat gol tanpa balas atas Venezuela.

Dengan hasil ini, Argentina memperbaiki posisinya di klasemen sementara zona Amerika Selatan menjadi peringkat dua dengan perolehan poin 19, tertinggal empat angka dari Paraguay yang takluk 2-0 dari Uruguay beberapa jam sebelumnya.

Sementara Venezuela tetap berada di papan bawah dengan perolehan 10 angka. Sementara Uruguay yang menyamai perolehan Cile dengan 16 poin.

Tampil di hadapan publiknya sendiri, Argentina menunjukkan permainan apiknya dan penuh percaya diri. Gol pun sudah tercipta ketika pertandingan memasuki menit ke-26.

Adalah Lionel Messi yang membuka pesta gol Argentina. Usai melakukan kerjasama apik dengan Carlos Tevez dan lolos dari jebakan offside, pemain Barcelona itu tak kesulitan menaklukkan kiper Renny Vega.

Baru di babak kedua tuan rumah bisa menggandakan keunggulannya. Kali ini Carlos Tevez yang menjebol gawang Venezuela ketika pertandingan baru memasuki menit kedua dengan Messi sebagai penyuplai bola.

Di menit 51, Maxi Rodriguez memperbesar selisih gol Argentina dengan venezuela menjadi tiga. Gelandang Argentina itu menjebol gawang Vega dengan cara yang sensasional, yaitu melewati hadangan empat pemain dan kemudian mencocor bola masuk ke gawang.

Sergio Kun Aguero akhirnya menutup pesta gol Argentina di menit 73 lewat tendangan jarak dekatnya usai menerima bola sodoran Jonas Guiterez.

Sebelumnya, Uruguay menaklukkan pimpinan sementara Paraguay 2-0 di centenario, Montevideo.

Diego Forlan membuka kemenangan Uruguay di menit 28 sebelum Diego Lugano menentukan keunggulan tuan rumah di menit 57.

Jumat, 27 Maret 2009

Jadwal Kualifikasi PD 2010

Road to South Africa




Jadwal Kualifikasi PD 2010



Zona Eropa
(28/03)
Wales 0-2 Finland
Luxembourg 0-4 Latvia
Russia 2-0 Azerbaijan
Northern Ireland 3-2 Poland
Moldova 0-2 Switzerland
Republic of Ireland 1-1 Bulgaria
Malta 0-3 Denmark
Germany 4-0 Liechtenstein
Armenia 2-2 Estonia
Cyprus 2-1 Georgia
Albania 0-1 Hungary
Portugal 0-0 Sweden
Slovenia 0-0 Czech Republic
Belgium 2-4 Bosnia-Herzegovina
Romania 2-3 Serbia
Montenegro 0-2 Italy
Netherlands 3-0 Scotland
Israel 1-1 Greece
Lithuania 0-1 France
Spain 1-0 Turkey




Zona Asia
(28/03)
Korea DPR 2-0 United Arab Emirates
Uzbekistan 4-0 Qatar
Iran - Saudi Arabia
Japan 1-0 Bahrain




Zona Afrika
(28/03)

Rwanda 0-0 Algeria
Togo 1-0 Cameroon
Kenya 1-2 Tunisia
Burkina Faso 4-2 Guinea
Morocco 1-2 Gabon
Sudan 1-1 Mali

(29/03)
Mozambique 0-0 Nigeria
Ghana 1-0 Benin
Côte d'Ivoire 5-0 Malawi
Egypt 1-1 Zambia
Tunisia 0-0 Mozambique




Zona Amerika Selatan:
(28/03)
Uruguay 2-0 Paraguay
Argentina 4-0 Venezuela
Colombia 2-0 Bolivia

(29/03)
Ecuador 1-1 Brazil
Peru 1-3 Chile





Zona Amerika Utara & Karibia:
(28/03)
Mexico 1-1 Costa Rica
Trinidad and Tobago 2-0 Honduras
El Salvador 2-2 USA

Spanyol Sudah Terbiasa Tanpa Raul

Spanyol Sudah Terbiasa Tanpa Raul

  • Tempat Raul Gonzalez sepertinya bukanlah di La Furia Roja.


Captain of Spain, Raul Gonzalez Blanco (AFP)


Apa yang salah dengan Raul Gonzalez (foto)?

Sang Pangeran memang terlahir untuk Real Madrid, bukan Spanyol. Malahan, timnas Spanyol tak ubahnya sebuah kutukan bagi Raul. Diidolakan dan dipuja-puji di Santiago Bernabeu, Raul tak pernah bisa menularkan sihirnya di timnas Spanyol. Saat diabaikan Luis Aragones pada Euro'08 lalu, Spanyol malah mampu keluar sebagai juara...

Banyak yang menganggap era Raul di La Furia Roja sudah habis. Spanyol sendiri takkan terlalu merasa kehilangan. Seperti saat Euro'08, modal dua striker ulung, David Villa dan Fernando Torres, sudah cukup karena lini tengah tim berlimpah pemain hebat -- Marcos Senna, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Silva, Santi Cazorla, Xabi Alonso. Belum lagi dua striker muda yang bisa dicoba Vicente del Bosque, Fernando Llorente dari Athletic Bilbao dan pemuda Barcelona, Bojan Krkic. Masih ada Alvaro Negredo, Sergio Garcia, atau bahkan Roberto Soldado, yang masuk daftar tunggu La Furia Roja.

Raul bisa apa?

Dukungan dari kalangan sesama pemain, seperti dari Daniel Guiza dan Fernando Hierro, memang tidak cukup. Raul harus membuktikannya dengan kemampuan di atas lapangan. Tapi, penampilan Raul musim ini tak bisa dipungkiri membuktikan kualitasnya belum habis. Ingat gol ke gawang Real Betis awal bulan lalu? Saat menerima umpan Gonzalo Higuain dalam kotak penalti, Raul dengan tenang mencungkil bola untuk memperdaya kiper Ricardo. Gol hebat yang hanya bisa lahir dari pemain istimewa. Raul menanti satu kesempatan lagi bersama timnas.

Selain itu, statistik berpihak kepada Raul. Pemain berusia 31 tahun ini topskor Liga Champions sepanjang masa dengan catatan 64 gol. Saat ini dirinya juga bertengger sebagai topskor Madrid sepanjang masa, 312 gol, belum lagi pencetak gol terbanyak untuk timnas Spanyol, dengan 44 gol dalam 102 penampilan sejak memulai debut 1996 silam. Sayangnya, telepon dari Del Bosque tak pernah tiba.

Señor Del Bosque tentu tak lupa berkat kegemilangan Raul pula dirinya pernah mengecap manisnya gelar Liga Champions. Raul mempersembahkan gol pamungkas ke gawang Valencia pada final 2000 sebelum melengkapi raihan sembilan gelar Madrid di turnamen antarklub Eropa paling bergengsi itu dua tahun kemudian. Bulan lalu, Del Bosque memastikan pintu timnas masih terbuka bagi Raul, meski hingga kini tak kunjung mewujudkannya.

Spanyol sepertinya tidak butuh Raul. La Furia Roja tak butuh Pangeran, karena akan menghancurkan semangat kolektif yang membawa mereka menjuarai gelar internasional pertama dalam 40 tahun terakhir tahun lalu. Kehadiran Raul dalam Spanyol ditengarai memecah tim ke dalam dua kubu -- pro-Raul dan anti-Raul. Fenomena kegagalan Spanol -- meski dijagokan sebelum turnamen -- dalam beberapa Piala Dunia dan Piala Eropa seakan menegaskan perpecahan tersebut. Spanyol seolah takkan pernah bisa disatukan.

Untungnya, dengan berani Aragones mengandalkan generasi pemain yang tidak terpengaruh konflik tersebut dan meninggalkan sang penyebab perpecahan itu sendiri. Kali terakhir Raul diberi kesempatan berseragam Spanyol adalah saat tim ditekuk Irlandia Utara 3-2, September 2006. Sejak saat itu, Raul tak dipanggil. Spanyol kemudian hanya kalah sekali dari Swedia, Oktober 2006, dan setelahnya tak pernah lagi terkalahkan hingga sat ini.

Spanyol memang bukan Madrid. Boleh setuju atau tidak, tidak ada singgasana untuk Sang Pangeran dalam skuad La Furia Roja.

Rabu, 25 Maret 2009

Gerrard Inginkan Kontrak Baru

Gerrard Inginkan Kontrak Baru

  • Steven Gerrard menyatakan kesiapannya menandatangani kontrak baru bersama Liverpool.


CL: Steven Gerrard, Liverpool v Real Madrid (PA)


Bersama Liverpool, Steven Gerrard menjelma sebagai pemain kunci di musim ini. Kemenangan demi kemenangan diraih dan banyak di antaranya berasal dari kontribusi dia.

Keberhasilan menyingkirkan jawara Spanyol Real Madrid di Liga Champions, menjungkalkan Manchester United di Old Trafford dan berpesta gol ke gawang Aston Villa sekaligus mencetak hattrick adalah bentuk sumbangsihnya untuk Liverpool di tiga laga terakhir.

Pengalaman tersebut diakui Gerrard membuatnya bahagia, apalagi fakta menunjukkan peluang Liverpool meraih gelar makin terbuka.

"Saya tak pernah sebahagia ini selama menjalani seluruh karir saya," ungkap Gerrard seperti dikutip TeamTalk.

"Saya masih terikat kontrak dua musim dan bila ada kesempatan saya akan memperpanjangnya, dan saya bisa memastikannya," tegas kapten Liverpool itu.

"Saya bermain dengan salah satu tim terbaik, dengan pemain kelas dunia dan saya yakin pada manajer [Rafael Benitez]. Untuk ke depan, saya yakin kami bisa meraih sukses," pungkas Gerrard.

Cassano Makin Dekat Ke Juventus

Cassano Makin Dekat Ke Juventus

  • Antonio Cassano dan Sebastian Giovinco akan segera bermain bersama di Juventus.


Antonio Cassano - Sampdoria-Milan - Serie A (Grazia Neri)


Pihak Juventus sepertinya telah mengambil keputusan mengenai Antonio Cassano dan Sebastian Giovinco.

Bagi Bianconeri, sekarang mereka ingin menggabungkan kedua pemain tersebut di Turin.

Tuttosport melaporkan kalau Cassano akan menjadi milik Juve musim depan setelah adanya pertemuan antara direktur Bianconeri John Elkann dan presiden Sampdoria Riccardo Garrone.

Pertemuan itu dikabarkan berlangsung positif dan sebagai bagian dari transfer tersebut, gelandang Sergio Almiron akan menjadi milik Il Samp. Total nilai transfer itu akan mencapai £15 juta.

Dalam perundingan, pihak Sampdoria tadinya meminta untuk mendapatkan Giovinco sebagai ganti Cassano. Namun hal itu ditolak oleh Juve yang tak mau kehilangan bintang masa depan mereka.

Transfer ini juga memastikan tujuan Almiron yang tadinya akan kembali ke Turin setelah tidak tampil baik selama dipinjamkan ke Fiorentina.

Villa Bidik Rekor Raul

Villa Bidik Rekor Raul

  • David Villa berharap bisa mengejar dan melewati rekor gol Raul Gonzalez di level Internasional.


David Villa, Spain-England (MARCA)


Bersama timnas Spanyol, David Villa bukanlah sosok baru. Dia sudah mencatatkan diri sebagai salah satu penyerang berbahaya di level Internasional.

Torehannya sejauh ini adalah 25 gol. Namun dengan usia yang masih cukup belia, sangat mungkin catatan tersebut terus diperbarui oleh Villa.

Menanggapi kemungkinan tersebut, bomber Valencia itu rupanya sudah memasang target pribadi, yaitu mengejar perolehan Raul Gonzalez dalam urusan membobol gawang lawan bersama timnas Spanyol, yang sejauh ini sudah dilakukannya sebanyak 44 kali.

"Dalam jangka panjang, saya ingin memecahkan rekor Raul dengan catatan 44 golnya," ungkap David Villa kepada Eurosport.

"Jumlah yang cukup banyak, tapi saya ingin terus mencetak gol dan bermain untuk tim nasional. Tiap kali saya mengenakan seragam tim nasional, saya bangga dan bisa berada dalam catatan sejarah tim berarti penting untuk saya," tukasnya lagi.

David Villa juga menampik kemungkinan akan absen di laga Spanyol kontra Turki di akhir pekan karena cedera.

"Saya baik-baik saja. Saya sempat beristirahat 15 hari, tapi saya sudah berlatih dengan tim pada Sabtu dan Senin. Hal itu membuat saya makin percaya diri dan lutut saya sudah pulih. Saya rasa saya siap tampil di hari Sabtu dan membantu tim," tandasnya.

Messi Tuntut Gelar

Messi Tuntut Gelar

  • Lionel Messi menilai penampilan fantastis Barcelona di musim ini tidak akan berarti apa-apa bila mengakhiri musim dengan tanpa gelar.


Lionel Messi, Barcelona-Malaga (MARCA)


Tim besutan Pep Guardiola berada dalam posisi meraih tiga gelar di musim ini, Copa Del Rey, Liga Champions dan La Liga Spanyol.

Akan tetapi, usai mengalami dua musim terakhir tanpa satupun gelar di tangan, Messi berharap momentum tersebut bisa disudahi di tahun ini.

"Kami menikmati cara kami memainkan sepakbola, tapi kami juga melakukannya dengan serius," ungkap Messi kepada El Mundo Deportivo.

"Kami melakukan tugas kami dengan baik dan hal itu diperlihatkan lewat permainan yang bagus, tapi di sisi lain kami juga tidak kehilangan angka, hal itulah yang disarankan Pep."

"Penghormatan untuk kami sudah bagus, jika kami bermain baik senang rasanya sepakbola kami mendapat pujian. Tapi yang terpenting adalah kami tetap waspada bahwa kami masih berada di pertengahan jalan."

"Kami menikmati masa-masa kami, tapi kami akan lebih merayakannya jika kami bisa memenangi tropi," pungkas Messi.

Ajax Enggan Lepas Stekelenburg

Ajax Enggan Lepas Stekelenburg

  • Meski sudah dipinggirkan, Ajax Amsterdam menolak melepas penjaga gawang Marteen Stekelenburg ke klub lain.


Maarten Stekelenburg, Ajax (foto PRO SHOTS)


Stekelenburg sedang mencari jalan untuk keluar dari Ajax di musim ini. Gara-garanya dia tidak lagi dipercaya pelatih Marco Van Basten untuk mengisi pos kiper utama tim.

Adapun tergesernya Stekelenburg ke pos nomor dua adalah karena penampilan Kenneth Vermeer yang lebih baik.

Akan tetapi Ajax juga berpeluang kehilangan kiper berusia 23 tahun itu lantaran kontraknya yang akan berakhir pada pertengahan 2010 belum diperpanjang. Karena alasan itu juga yang membuat pihak klub enggan melepas Stekelenburg.

"Kami tak bisa bilang, 'Maarten, silahkan pergi'," ujar direktur teknis Ajax Danny Blind seperti diwartakan TeamTalk.

"Mari kita perjelas, kami masih menganggap Maarten sebagai penjaga gawang yang bagus. Kami tidak akan melepas pemain bagus tanpa alasan."

"Kami tahu Stekelenburg kecewa, lagi pula dia masih penjaga gawang nomor satu timnas Belanda. Kami mengerti mengapa dia ingin hengkang dari Ajax, tapi kami harus, setidaknya, memiliki satu penjaga gawang yang bagus untuk musim depan," pungkas Blind.

Aneh Tapi Nyata: Di Argentina, Wasit Kartu Merah Semua Pemain Dalam Satu Tim

Aneh Tapi Nyata: Di Argentina, Wasit Kartu Merah Semua Pemain Dalam Satu Tim

  • Wasit, yang memiliki tanggung jawab besar dan memegang kendali penuh dalam sebuah pertandingan, menunjukkan kuasanya dengan mengkartu merah semua pemain dalam satu tim di kompetisi sepakbola di Argentina.


River Plate fans


Kejadian langka ini bukan tanpa alasan bisa terjadi. Gara-garanya adalah aksi kekerasan yang terjadi dalam sebuah pertandingan.

Kejadian aneh tapi nyata itu berlangsung di kompetisi Primera C Argentina yang berlangsung kemarin. Kala itu dua tim yang terlibat dalam pertandingan adalah Barracas Bolivar dan General Lamadrid dengan tuan rumah unggul 3-0.

Selama satu jam pertandingan berjalan, tak banyak insiden terjadi. Namun semuanya menjadi tak terkontrol ketika pertandingan memasuki menit-menit berikutnya.

Semuanya bermula ketika tiga pemain dan staff dari Lamadrid terlibat dalam pertikaian dengan fans tim lokal Bolivar. Entah bagaimana, dalam sekejap semua pemain Lamadrid akhirnya membantu rekan-rekannya yang bertikai duel dengan kelompok suporter tuan rumah.

Adu pukul, tendang dan lempar pun terjadi yang membuat pertandingan harus berhenti untuk sementara waktu. Aksi kekerasan akhirnya bisa mereda setelah kedua belah pihak bisa menahan diri.

Wasit pun bisa beraksi kembali setelah suasana pertandingan lebih kondusif dan keputusan pertama yang dibuatnya adalah mencabut kartu merah dari sakunya untuk 11 pemain tim tamu, ditambah tujuh pemain cadangan. Total 18 kartu merah dikeluarkannya.

Dengan demikian, Bolivar dipastikan keluar sebagai pemenang di pertandingan tersebut. Sementara bagi Lamadrid, pelatih tim tersebut sepertinya harus memikirkan bagaimana meramu tim untuk pertandingan berikutnya mengingat 18 pemain utamanya tak boleh bermain untuk, setidaknya, satu laga ke depan.

Adapun aksi nyleneh semacam itu bukan pertama kalinya terjadi di Amerika Latin. Duel dua tim Uruguay, Penarol dan Nacional di tahun 1990 juga sempat berjalan tanpa satu pun pemain di dalam lapangan mengingat 22 pemain yang berlaga di usir keluar wasit yang bertugas karena terlibat perkelahian satu sama lain.

Seedorf Ingin Titel Liga Champions Sebelum Pensiun

Seedorf Ingin Titel Liga Champions Sebelum Pensiun

  • Clarence Seedorf berharap bisa memenangi Liga Champions sekali lagi sebelum gantung sepatu.


Clarence Seedorf, Milan (Foto Grazia Neri)


Seedorf termasuk pemain tersukses dalam sejarah Liga Champions. Empat gelar berhasil dikoleksinya, di mana tiga di antaranya diraih bersama tiga klub berbeda.

Namun torehan tersebut belum membuatnya puas. Pemain berusia 33 tahun itu pun berharap bisa meraih, setidaknya, satu gelar Liga Champions lagi sebelum pensiun kelak.

"Setelah saya memenangi titel Liga Champions kelima, saya akan berhenti bermain. Mungkin saya akan bermain satu musim lagi, tapi memenangi Liga Champions lagi merupakan impian terbesar saya. Hanya itulah mimpi yang tersisa di benak saya," ungkap Seedorf kepada La Repubblica.

"Saya ingin kembali ke partai final, memenangi tropi lain, baru kemudian saya bisa melihat kembali perjalanan karir saya dan mengatakan 'sebuah perjalanan yang luar biasa'," tandasnya lagi.

Adapun sukses Seedorf meraih titel Liga Champions dimulai saat bersama Ajax Amsterdam di tahun 1995. Real Madrid menjadi klub keduanya di mana dia bisa meraih titel bergengsi antarklub Eropa itu di tahun 1998 sebelum akhirnya meraih dua gelar bersama Milan di tahun 2003 dan 2007.

Bahas Karir, Moratti Segera Panggil Ibra

Bahas Karir, Moratti Segera Panggil Ibra

  • Spekulasi kepindahan Zlatan Ibrahimovic mulai ditanggapi lebih serius oleh manajemen Inter merujuk pada akan dipanggilnya bomber Swedia itu oleh presiden klub.


Massimo Moratti of Inter


Dalam beberapa hari terakhir, media di Italia ramai mengabarkan kemungkinan hengkangnya Ibra dari Inter.

Kabar tersebut ramai beredar merujuk pada pernyataannya menolak untuk menutup kemungkinan meninggalkan Inter di musim depan.

Presiden Massimo Moratti yang sebelumnya hanya sebagai pengamat dari spekulasi itu kini lebih aktif menanggapi permasalahan tersebut. Agar masalah ini tidak menimbulkan rumor yang semakin berlarut-larut, dia akan memanggil Ibra dalam waktu dekat untuk mengklarifikasi.

"Dengar, saya benar-benar tak ingin makin memanaskan situasi yang ada," ujarnya kepada jurnalis yang menanyakan status Ibrahimovic, seperti dilaporkan Football Italia.

"Saya belum sama sekali bertemu dengan Ibra. Saya menyaksikan dia bermain sangat bagus di hari Minggu dan saya berbicara dengannya setelah pertandingan, dia tampak sangat fit."

"Ketika saya sudah bertemu dan duduk bersamanya, maka saya akan mengerti situasi yang ada sedikit lebih banyak. Untuk saat ini, saya tak bisa berkata apapun," tegas Moratti.

Torino Pecat Novellino, Pekerjakan Camolese

Torino Pecat Novellino, Pekerjakan Camolese

  • Terjadi pergantian pelatih di skuad Torino pada pertengahan musim ini.


Giancarlo Camolese (Foto Grazia Neri)


Kabar pergantian ini sudah tersiar sejak kemarin, meski belum mendapat klarifikasi dari pihak klub.

Bukan tanpa alasan, Walter Novellino mencatat hasil buruk selama menukangi Torino. Rapornya di 13 laga Serie A Italia terakhir Il Toro adalah hanya memetik satu kemenangan.

Pada akhirnya langkah pemecatan pun diambil dan Novellino pun terdepad dari kursinya. Sebagai gantinya, Giancarlo Camolese dipanggil untuk melanjutkan misi klub bertahan di Serie A musim depan.

Sempat terjadinya penundaan pengumuman Camolese sebagai pengganti Novellino, seperti dilaporkan Channel4, lebih kepada terikatnya Camolese pada kontrak dengan Livorno. Namun semua masalah tersebut akhirnya bisa dituntaskan dan Camolese resmi ditunjuk menangani tim.

Bagi Camolese, Torino bukanlah klub baru. Dia pernah bermain di klub rival sekota Juventus itu di tahun 70-an dan sempat menangani tim dari 2000 hingga 2002.

Vidic yang Terbaik

Rio: Vidic Pemain Terbaik

  • Rio Ferdinand menilai Nemanja Vidic pantas dipilih sebagai pemain terbaik di Liga Primer Inggris.


Vidic-Ferguson Manchester United-Inter Champions League (Grazia Neri - Only For Italy)


Tiap tahun, pihak FA selalu memberikan penghargaan pemain terbaik di Liga Primer yaitu PFA Player of the Year. Rio menilai rekan setimnya itu berhak mendapatkan penghargaan tersebut di musim ini.

Keduanya merupakan pagar tangguh pertahanan United di musim ini dan juga kerap mencetak gol-gol krusial, terutama melalui sundulan.

"Saya pikir dia pantas mendapatkan penghargaan itu di musim ini. Vidic pemain yang luar biasa," ucapnya melalui Sky Sports.

"Vidic adalah pemain kami yang paling konsisten sepanjang musim, bersama Giggs dan Van der Sar. Penghargaan ini memang cenderung untuk pemain depan atau tengah, tapi Vidic pemain belakang yang sangat menonjol jadi dia pantas mendapatkannya."

Meski begitu, Rio mengakui perjuangan timnya untuk mempertahankan gelar liga tak akan mudah, menyusul dua kekalahan berturut-turut dari Liverpool dan Fulham.

"Kami harus memenangkan semua pertandingan tersisa sekaligus melupakan hasil buruk yang kami dapatkan. Kami berharap libur kompetisi selama seminggu bisa dimanfaatkan untuk memulihkan kekuatan kami," harapnya.

Van Der Vaart: Ramos Tak Mempercayai Saya

  • Rafael Van der Vaart menganggap Juande Ramos membuat karirnya terhambat di Real Madrid.

  • Siap Hengkang


Rafael Van der Vaart, Real Madrid-Numancia (Marca)


Sejak kedatangan Ramos, pemain yang kerap disebut VDV itu memang jarang sekali diturunkan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.

Gelandang yang dibeli pada awal musim ini, dikabarkan mulai tak betah dan ingin segera hengkang dari Santiago Bernabeu di musim panas ini.

Saat diwawancarai De Telegraaf, VDV tidak menyinggung soal kabar tersebut, dan ia juga tidak membantah maupun mengiyakan. Ia hanya bercerita ketidakpuasannya terhadap Ramos.

"Saya menjadi pecundang terbesar sejak kepergian Schuster dan kedatangan Ramos. Pelatih baru kami ternyata tidak mempercayai saya," tukasnya.

Pemain asal Belanda itu juga mengakui mendapat pujian dari para suporter setelah tampil cukup atraktif saat jadi pemain pengganti dalam pertandingan Madrid melawan Liverpool di Liga Champions.

"Banyak pujian datang saat saya tampil di gim tersebut dan membuat saya bersemangat untuk tampil lebih lagi. Tapi ternyata saya tak kunjung dimainkan lagi dan ini sangat mengecewakan," keluhnya.

VDV khawatir posisinya di tim nasional terancam. Tapi ternyata pelatih Bert Van Marwijk tetap memanggilnya ke dalam skuad.

"Beruntung bagi saya, Van Marwijk masih mempercayai saya, sedangkan Madrid justru tidak percaya pada saya," pungkasnya.

Selasa, 24 Maret 2009

Arshavin Bisa Pensiun Di Arsenal

Arshavin Bisa Pensiun Di Arsenal

  • Andrey Arshavin tak ragu untuk menghabiskan karirnya bersama Arsenal.


EPL: Andrey Arshavin, Arsenal v Fulham (PA)


Meski baru bergabung di Emirates Stadium dalam hitungan bulan, Andrey Arshavin kini mengatakan kalau ia bisa menghabiskan karirnya bersama Arsenal.

Setelah melalui proses adaptasi, Arshavin sekarang telah menjadi salah satu pilihan utama Arsene Wenger untuk berada di sayap kiri The Gunners bersama Theo Walcott.

Gol bagi klub London itu pun telah ia cetak ke gawang Blackburn Rovers dalam pertandingan yang juga dihadiri oleh istri dan anaknya.

"Para pemain sangat ramah kepada saya, dan saya juga merasa nyaman berada dalam tim. Terlalu dini bagi saya untuk mengambil suatu kesimpulan karena saya belum lama berada di sini."

"Tetapi jangka waktu kontrak saya cukup lama. Mungkin itu akan bertahan hingga akhir karir saya sebagai seorang pemain," katanya seperti dikutip dari Daily Mail.

Arshavin resmi masuk Arsenal dari Zenit St. Petersburg setelah masalah transfernya diselesaikan satu hari setelah berakhirnya tenggat bursa transfer Januari.

Gerrard: Saya Bukan Yang Terbaik

Gerrard: Saya Bukan Yang Terbaik

  • Steven Gerrard tidak mau dianggap sebagai gelandang terbaik di dunia.


EPL: Steven Gerrard, Liverpool v Aston Villa (PA)


Cemerlangnya Liverpool belakangan ini tentunya tidak lepas dari dahsyatnya permainan kapten mereka Steven Gerrard.

Berkat itu, Gerrard bahkan dianggap oleh beberapa pengamat sepakbola dan juga mantan pemain seperti Zinedine Zidane sebagai yang terbaik di dunia.

Namun saat wawancara di Setanta Ireland, Stevie G merendah dengan menyatakan kalau masih banyak pemain lain yang lebih baik dibandingkan dirinya.

"Saya tersenyum dan merasa sangat tersanjung saat orang memuji bagusnya penampilan saya. Tetapi saya tak setuju dianggap sebagai pemain tengah terbaik di dunia. Masih banyak pemain lain yang fantastis dan senang rasanya dijajarkan bersama para pemain tersebut."

"Para pemain yang saya kagumi sekarang bermain bagi Barcelona. Andres Iniesta, Lionel Messi, dan Xavi. Mereka adalah pemain yang membuat saya kagum dan menurut saya mereka berada di tingkat tersendiri dibandingkan para pemain sepakbola lainnya."

"Tentunya Cristiano Ronaldo di Manchester United juga seorang pemain yang sangat baik. Mengatakan hal ini menyakitkan bagi saya karena ia adalah saingan kami."

"Saya rasa kami juga sangat beruntung memiliki Fernando Torres. Ia adalah pembelian yang sangat bagus bagi kami. Ia masih muda dan telah menunjukkan kalau ia adalah salah satu yang terbaik di dunia."

Bayern Tak Perlu Beli Striker Baru

Bayern Tak Perlu Beli Striker Baru

  • Bayern Muenchen tidak merasa perlu untuk menambah satu orang penyerang lagi.


Miroslav Klose, Bayern Munich (firo)


Dengan keluarnya Lukas Podolski dari Bayern Muenchen saat musim ini berakhir, manajer Uli Hoeness merasa kalau timnya tak perlu mencari penyerang baru.

Padahal ditakutkan hal yang saat ini terjadi dapat berulang lagi dengan adanya krisis yang menyerang para pemain depannya.

"Kami telah memutuskan untuk memainkan Luca Toni, Miroslav Klose, Ivica Olic, dan Thomas Mueller untuk musim depan."

"Bagi saya, lebih baik kekurangan penyerang untuk beberapa minggu, daripada harus melewati satu musim dengan drama seperti yang dilakukan oleh Lukas Podolski."

"Bila kami membeli seorang pemain lagi yang telah matang, maka Thomas Mueller hanya akan duduk di bangku cadangan saja," tegas Hoeness kepada Munchner Merkur.

Seperti diketahui, sebelum terkabul keinginannya untuk meninggalkan Allianz Arena, Podolski terus secara terbuka mengungkapkan niatnya untuk keluar yang mengundang kecaman dari Hoeness.