Jumat, 08 Mei 2009

Chelsea 1-1 Barcelona

Gol Dramatis Iniesta Bawa Barça Ke Roma

Laga kedua semi-final Liga Champions antara Chelsea dan Barcelona akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling seru sepanjang sejarahnya.


CL: Andres Iniesta, Chelsea - Barcelona (PA)


Serangkaian masalah menimpa Barcelona menjelang laga kedua semi-final Liga Champions di Stamford Bridge. Carles Puyol dan Rafael Marquez tak dapat tampil karena hukuman akumulasi kartu dan cedera. Yaya Toure ditarik ke belakang untuk berpasangan dengan Gerard Pique di jantung pertahanan.

Selain itu, Barcelona juga harus tampil tanpa Thierry Henry, yang tampil cemerlang pada laga El Clasico menghadapi Real Madrid akhir pekan lalu, sehingga menempatkan Andres Iniesta di sayap kiri dan Seydou Keita di lini tengah.

Tuan rumah Chelsea mengandalkan penampilan mereka yang mampu membendung Barcelona di Camp Nou pekan lalu. Ashley Cole sudah bisa tampil di posisi bek kiri sehingga Jose Bosingwa kembali ke posisi asalnya.

Chelsea memang benar-benar sudah hapal permainan Barcelona. Ketika pemain lawan menguasai bola, pemain Chelsea secara serentak dan disiplin berdiri di belakang bola. Barça kesulitan mencari celah untuk menciptakan peluang.

Bedanya, Chelsea bermain lebih menyerang dan tempo pertandingan sedikit meningkat dibandingkan pertandingan sebelumnya. Tuan rumah langsung memetik hasil pada peluang pertama mereka.

Pada menit kesembilan, aksi Florent Malouda di sektor kanan Barcelona diakhiri dengan umpan datar kepada Frank Lampard. Gelandang internasional Inggris ini mencoba mengumpan bola ke dalam kotak penalti Barça, tapi membentur Toure. Bola muntah langsung dihantam dengan tendangan voli kaki kiri Michael Essien. Victor Valdes tak berkutik.

Setelah unggul, penampilan di atas lapangan Stamford Bridge nyaris identik dengan Camp Nou sepekan sebelumnya. Barcelona mengurung, seperti mulai kehabisan akal membongkar duet John Terry-Alex di pertahanan Chelsea. Sementara itu, tuan rumah mengandalkan serangan balik.

Tidak ada tendangan dari para pemain Barcelona yang mengarah langsung ke gawang Petr Cech. Chelsea sendiri nyaris menggandakan keunggulan ketika tendangan bebas Didier Drogba dari sisi kotak penalti membentur kaki Valdes.

Pertandingan babak kedua tak jauh beda. Barcelona tetap kesulitan bergerak di area kotak penalti Chelsea dan Cech berdiri nyaris tanpa gangguan berarti di bawah gawangnya.

Lewat serangan balik yang cepat, Drogba kembali nyaris menciptakan gol. Setelah menerima umpan dari Anelka, Drogba menahan bola untuk mengecoh Pique. Sayangnya, tendangan kaki kiri mendatar Drogba terlalu lemah dan diselamatkan kaki Valdes.

Barça mulai berada dalam bahaya ketika Anelka terjatuh dalam duel satu lawan satu dengan Eric Abidal. Wasit Tom Henning Ovrebo memberikan tendangan bebas untuk tuan rumah dan kartu merah untuk Abidal. Protes para pemain Barcelona tak digubris.

Kalah jumlah pemain, Barça mulai kesulitan mengendalikan permainan. Hingga menit-menit terakhir, Chelsea mampu memainkan bola di lini pertahanan Barça. Pada titik ini, baik pelatih Pep Guardiola maupun Guus Hiddink hanya melakukan sekali pergantian.

Barça belum menyerah. Dalam sebuah serangan pamungkas, tiga menit memasuki injury time, Alves melayangkan umpan ke dalam kotak penalti. Bola masih terlalu tajam namun mampu dikuasai Samuel Eto'o. Pengawalan ketat dari Bosingwa membuat bola mental ke kaki Lionel Messi. Tak tergesa-gesa, Messi memberikan umpan mendatar kepada Iniesta yang sudah menunggu di depan kotak penalti. Secara dramatis, gelandang internasional Spanyol itu menuntaskan satu-satunya tendangan Barça ke arah gawang Chelsea menjadi gol.

Kedudukan imbang 1-1 cukup bagi Azulgrana untuk terbang ke Roma, 27 Mei mendatang.

Usai pertandingan, para pemain Chelsea ramai-ramai mendatangi wasit Ovrebo untuk mempertanyakan keputusannya tidak memberikan penalti karena setidaknya dua kali pemain Barcelona terlihat handsball di dalam kotak penalti. Tentu saja, protes tersebut tidak mengubah hasil pertandingan.

Final ideal yang dinantikan banyak pihak pun terwujud!

Susunan pemain:
Chelsea
Cech; Alex, Terry, Bosingwa, Cole; Lampard, Essien, Ballack, Malouda, Anelka, Drogba / Belletti.
Barcelona Valdes; Pique, Toure, Alves, Abidal; Busquets / Bojan, Xavi, Keita; Iniesta / Gudjohnsen, Messi, Eto'o / Sylvinho.

3 komentar:

hendy hendarto mengatakan...

I hope MU will be the champion...... but I think Barca is great because the club can fight full power with Chelsea..... CU on the final, guys........

Faisal Ardhy mengatakan...

Mengapa anda memirror komik naruto dari http://faisalardhy.blogspot.com tanpa ijin?
mengapa anda juga tidak mencantumkan sumber?
link download juga dari ziddu (agar anda dapat uang)
mengapa anda juga tidak mencantumkan banner saya di blog anda?

Ayah Goblok mengatakan...

Yah, setidaknya saya senang karena Bercelona yang lolos ke final. Kalau Chelsea VS MU kan bisa ditonton di liga. Tapi Bercelona VS Mu naaah itu baru seru.